Jangan Sepelekan Gangguan Kecemasan Umum

Tahukah anda bahwa gangguan kecemasan umum adalah sebuah kondisi jangka panjang yang sering dialami oleh anak-anak ataupun orang dewasa. Orang yang memiliki gangguan kecemasan umum biasanya akan merasa khawatir dan memiliki emosi yang tidak terkendali. Sehingga kebanyakan dari mereka akan cenderung diam atau menyendiri. Selain kedua gejala tersebut, seseorang dengan gangguan kecemasan umum biasanya akan terpengaruh baik fisik maupun psikologisnya. Seperti sulit untuk berkonsentrasi, merasa resah ketika berada pada situasi tertentu, sering uring-uringan, merasa cemas untuk hal yang sepele, dan selalu merasa tegang pada segala situasi. Orang yang memiliki gejala ini biasanya juga akan cenderung sering merasa lelah, sakit kepala, mual, diare, sakit perut, nyeri otot, ritme jantung yang cepat, dan gemetaran. Sehingga banyak yang mengatakan untuk kondisi ini lebih kepada stress karena suatu alasan.

Namun bagi anda yang memiliki kondisi seperti ini, sebisa mungkin jangan sampai anda sepelekan. Karena jika kekhawatiran dan kecemasan ini tidak kunjung hilang. Bisa jadi kondisi ini akan berdampak negatif untuk kegiatan sehari-hari anda. Sangat dianjurkan untuk anda mendatangi dokter sesegera mungkin, agar anda bisa ditangani dengan baik. Lalu sebenarnya apa saja faktor-faktor yang membuat seseorang memiliki gangguan kecemasan umum? Berikut penjelasannya :

  • Adanya gangguan otak yang tidak seimbang antara serotonin dan nodrenalin.
  • Otak sering mengalami hyperactivity, sehingga terlalu berlebihan ketika mengendalikan emosi dan perilaku yang ada.
  • Memiliki traumatik tersendiri seperti kekerasan masa kecil, kekerasan dalam rumah tangga, atau bullying.
  • Karena faktor keturunan, karena ketika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan gangguan kecemasan umum. Mereka biasanya akan memiliki resiko bahkan 5 kali lebih besar untuk mengalami gangguan kecemasan umum.
  • Sering mengkonsumsi minuman keras dan obat terlarang juga bisa menjadi pemicu seseorang mengalami gangguan kecemasan yang parah.
images (15)

Bagi anda yang ingin mengobati gangguan kecemasan yang anda alami, ada 2 upaya yang bisa dilakukan. Langkah pertama, anda bisa menangani gangguan kecemasan melalui terapi psikologis. Karena terapi kognitif bisa dikatakan sebagai jenis terapi yang paling efektif untuk diterapkan. Melalui terapi kognitif, penderita gangguan kecemasan umum akan mengenali dan memahami masalah, perasaan, dan dampak yang akan ditimbulkan dari perilaku kecemasan yang dia lakukan. Adapun cara-cara yang biasanya diterapkan melalui terapi kognitif ini adalah dengan merelaksasikan otot yang tegang. Terutama ketika penderita mengalami gangguan kecemasan umum secara mendadak. Selain melalui terapi, langkah kedua yang bisa anda lakukan untuk mengurangi resiko gangguan kecemasan adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan yang tentunya diresepkan oleh dokter. Adapun beberapa jenis obat yang biasanya direkomendasikan adalah :

  • Pregabalin

Jenis obat yang satu ini tergolong dalam antikonvulsan yang mana biasanya digunakan sebagai obat untuk menangani masalah epilepsi. Jadi untuk mengurangi ketegangan yang ada.

  • Antidepresan

Obat antidepresan bisa anda temukan pada selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Obat yang satu ini bisa digolongkan sebagai obat yang paling umum direkomendasikan oleh para dokter untuk menangani pasiennya yang memiliki masalah dengan kecemasan.

  • Benzodiazepine

Untuk jenis obat yang satu ini bisa dikatakan sebagai obat sedatif, yang mana obat ini harus dihindari oleh penderita yang mengkonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang. Karena kandungannya yang bisa membahayakan.

Selain dengan mengkonsumsi beberapa obat atau terapi, anda juga bisa mengatasi gangguan kecemasan umum melalui aktivitas yang menyehatkan. Seperti yoga, olah raga secara teratur, dan menghindari makanan yang tidak sehat, alkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang.

Sumber :

www.lifestyle.kompas.com

www.alodokter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *